Dampak penyebaran COVID 19, Atlet PON Lampung Berlatih Mandiri

WARTAPOST.ID, Bandar Lampung — Mengatisipasi penyebaran virus Corona atau Covid 19, dan menjaga kebugaran, di lingkungan atlet Pekan Olah Raga Nasional (PON) Lampung,yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan Provinsi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengambil langkah untuk meliburkan atlet agar dapat berlatih secara mandiri di rumah masing – masing.

Opsi meliburkan atlet sesuai intruksi Gubernur Lampung, dimana masyarakat Lampung, untuk dapat mengurangi aktifitas di luar rumah serta kegiatan yang diikuti orang banyak, selama dua pekan ini. terhitung tanggal 18 – 30 Maret 2020.

Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Frans Nurseto di temui, Jumat 20 Maret 2020 mengatakan, mulai tanggal 21 seluruh atlet Lampung, akan belatih secara mandiri dirumah masing masing. Dengan begitu aktifitas di lokasi traning center baik di mess atlet dan gedung sumpah pemuda di tiadakan layihan terpusat.

“Langkah ini kita ambil sebagai antisipasi dalam melindunggi atlet kita dari dampak penyebaran virus covid 19 yang kian hari bertambah. Atlet yang kembali kerumah bukan hanya atlet yang berdomisili di Bandar Lampung, tetapi atlet dari luar daerah kita kembalikan kerumah,” kata Frans Nurseto.

Tentu, kata Ketua Satgas PON Papua tersebut. Opsi meliburkan atlet akan berdampak pada kondisi fisik atlet yang selama ini sudah menjalani pemusatan latihan. Sehingga, guna menjaga kebugaran atlet agar tidak menyusut kekuatan fisik dan lainnya, diharapkan atlet dapat berlatih secara mandiri sesuai forsi latihan yang diarahkan langsung masing masing pelatih.

“Kami menghimbau kepada seluruh atlet agar menjaga pola hidup bersih dan melakukan protek diri agar tidak perlu keluar rumah, dengan begitu dapat meminimalisir kontak fisik, badan maupun sejenis dengan orang yang terpapar covid 19. Langkah menjaga kebugaran diharapkan dapat dilakukan guna menjaga stamina dan fisik atlet agar tidak down sehingga ketika masuk kembali ke TC dapat vugar seperti saat ini,” ujar Babe sapaan akrab Frans Nurseto.

Selanjutnya, kata Babe. Tim Satgas KONI bersama dokter, akan melakukan penanganan khusus untuk mess atlet yang ada didua tempat, yaitu Wisma Kencana dan Flamenggo, dengan penyemprotan, Disinfektan. Kemudian, KONI Lampung meminta kepada pihak manajemen Wisma Kencana dan Flamenggo, ketika selama sterilisasi agar dapat menutup dan menjaga kondisi lokasi mess dari aktifitas orang luar yang keluar masuk mengakses penginapan atlet.

“Percuma saja kita mengistirahatkan atlet kita, tetapi tidak diimbanggi dengan pihak ketiga yang menjaga kondisi steril di penginapan. Jika terjadi penularan dari pihak luar yang kita khawatirkan. Mudah mudahan itu tisak terjadi,” tegasnya.

Mengenai waktu atlet masuk ke mess, KONI Lampung akan berkoordinasi dengan pelatih dan cabang olah raga masing masing. Dengan begitu kontrol dapat dijalankan.

“Kita harapkan alat komunikasi dapat terus aktif dengan begitu nantinya ketika intrukai bagi atlet untuk masuk ke mess akan diinformasikan ke atlet melalui pelatih,” kata Babe.

Sementara, untuk atlet Lampung yang berlatih di Jakarta, Pringsewu dan lokasi lainnya, yaitu cabang olah raga Angkat Berat, Menebak, terjun payung dan Selam, dipastikan tidak ada kendala. Karena, selama ini berlatih sesuai lokasi tempat berlatih masing masing.

“Beberapa Cabor ini memang berlatih ditempat khusus, yang mana dalam kesehariannya berlatih terpisah dari masyarakat luar,” ujarnya.

Selain itu, Babe juga menambahkan bahwa tim dokter kesehatan KONI sudah mengantisipasi dengan cara memberi edukasi dan sosialisasi serta pemeriksaan kesehatan atlet. Harapan, akan tumbuh kesadaran atlet untuk menjaga kesehatan dan menghindari kontak fisik selama berlatih di Pelatprov dan mandiri.

“Pekan lalu dokter KONI sudah memeriksa atlet PON kita yang berada di Wisma Kencana dan Wisma Flamenggo,” tutupnya.(RLS)

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *