Mirza, Gelar Sosialisasi Perda dan Sosialisasi Pencegahan Wabah COVID-19

WARTAPOST.ID, Bandar Lampung — Wabah virus Corona menjadi konsen seluruh pihak, baik pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat RT. Bahkan, Covid – 19 tersebut menjadi konsentrasi politisi Gerindra Lampung, sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Sikap dan langkah pencegahan, hingga penanggulangan bencana yang mendunia tersebut terus intens dilakukan olehnya. Tentu, upaya yang dilakukan merupakan keperdulian yang mendasar guna membantu masyarakat lampung, khususnya Kota Bandar Lampung yang menjadi wilayah kerjanya.

Bersama tim, Sekretaris Komis V DPRD Lampung itu, Rabu, 15 April 2020, Tempat Jl. Flamboyan Gg. Sadar Kel. Enggal, Kec. Enggal, Bandar Lampung. Gelar Bansos, dengan membagikan ratusan Masker dan Paket Sembako kepada masyarakat sekitar.

“Ya, keperdulian ini merupakan wujud tindakan dari saya khususnya yang merupakan wakil rakyat di DPRD Provinsi. Mungkin, apa yang dibagikan tidaklah banyak. Tapi, setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat, yang ada di Bandar Lampung dan mengikuti instruksi pemerintah untuk diam dirumah saja,” kata Mirza, kepada wartapost.id melalui pesan tertulisnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum Pengprov Perbasasi Lampung itu mengaku berdasarkan data dan info yang didapat hingga Rabu, 15 April 2020, pukul 10.00 WIB, jumlah pasien konfirmasi positif virus corona di Lampung tercatat sebanyak 21 kasus. Sementara, berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Lampung, hari ini, dari 21 kasus positif corona tersebut 8 pasien masih dirawat/isolasi, 8 sembuh, dan 5 meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya saat ini disebut sebanyak 50 orang. Dengan rincian, 16 orang masih dirawat/isolasi, 30 0rang pulang/negatif, dan 4 meninggal dunia.

Kemudian, kata Mirza. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Lampung secara total jumlahnya bertambah. Per data hari ini, tercatat total ODP sebanyak 2629 orang. Jumlah itu terdiri dari 815 orang dalam proses pemantauan. Kemudian, 1813 orang telah selesai pemantauan selama 14 hari, dan 1 orang meninggal dunia.

Sementara sehari sebelumnya, jumlah ODP total sebanyak 2451 orang dengan perincian 881 orang dalam proses pemantauan dan 1569 telah selesai pemantauan, serta 1 meninggal dunia.

“Ini harus menjadi konsen kira bersama, agar penyebaran virus corona dapat diminimalisir. Dan sudah tanggung jawab kita semua tanpa terkecuali, karena wabah covid-19 tidak pandang bulu,” tegasnya.

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *