Deni Siap Goalkan Perda Perlindungan Anak dan Perempuan

WARTAPOST.ID, Bandar Lampung — Aksi kekerasan anak-anak dan berujung kematian mendapat sorotan tajam legislator partai Demokrat Lampung Deni Ribowo. Anak-anak yang seharusnya mendapat perhatian dan kasih sayang lebih, mestinya menjadi prioritas utama orang tua dalam memperhatikan tumbuh kembangnya.

Untuk itu pembahasan Raperda Perlindungan Anak dan Perempuan dan secepatnya di realisasikan menjadi Perda Perlindungan Anak dan Perempuan sangat urgensi di wujudkan agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo, Selasa 11 Agustus 2020 menilai, kejadian yang terjadi di Talang Beli Kampung Karang Umpu Kec.Blambangan Umpu Kab.Way Kanan, sebagai tindakan yang tidak manusiawi akibat masalah sepele karena cemburu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Untuk itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian bisa menegakkan kewenangannya dalam menyelesaikan kasus pembunuhan yang di lakukan ayah kandungnya tersebut, terhadap bocah berunur satu bulan tersebut.

“Karena kasus ini kerap terjadi di Provinsi Lampung, saya bersama anggota DPRD Provinsi Lampung sedang mengodok Raperda tentang perlindungan perempuan dan anak-anak. Raperda ini nantinya yang akan menjadi regulasi terhadap kekerasan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak anak,” ujar anggota DPRD Lampung Daerah pemilan Way Kanan- Lampung Utara tersebut.

Deni menambahkan, pihaknya meminta penegakan hukum harus betul- betul dilakukan, karena perbuatan yang terjadi sudah masuk kategori perbuatan biadab dan tidak bisa di tolerir karena tidak berprikemanusiaan.

“Seharusnya anak dan istrinya ini, menjadi orang orang yang di lindunggi seorang suami. Bukan karena ini memenuhi sahwatnya malah menghilangkan nyawa seorang anak, Akibat cemburu. Untuk itu saya minta Polres Way Kanan dan Polda Lampung bisa menjatuhkan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku,” tutup Deni.

Sebelumnya, Aksi kekerasan terhadap anak kandung sendiri kembali terjadi di Provinsi Lampung, kali ini kekerasan yang mengakibatkan korban meningal dunia di hadapan ibunya EMILIA SAFITRI terjadi di kabupaten Waykanan tepatnya Talang Beli Kampung Karang Umpu Kec.Blambangan Umpu Kab.Way Kanan.

Korban MUHAMMAD AL-AKBAR bin KUS WANDA yang baru berumur satu bulan, meningal dunia akibat dianiyaya ayah kandungnya sendiri

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *