Sosperda, FX Siman Sampaikan Sosperda Rembuk Pekon/Desa di Pekon Pardasuka Pringsewu

WARTAPOST.ID, Pardasuka — Implementasi tentang Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016, terus menjadi konsentrasi Anggota DPRD Provinsi Lampung, FX. Siman dapil 3, meliputi Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro. Dengan target dan tujuan utama yaitu, memberikan pemahaman terhadap masyarakat Lampung khususnya Dusun Bandar Agung, Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka. Kabupaten Pringsewu. Minggu (20/9/2020).

Pertemuan dengan masyarakat Pardasuka, yang dikemas melalui agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) nomor 1 tahun 2016, tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung. Dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu, Fauzi. Dua pemateri Andreas Andoyo, dan Sudewi. Camat, tokoh adat, tokoh masyarakat setempat.

“Jujur, sebenarnya keinginan saya untuk hadir di Pardasuka sudah lama. Tapi, baru hari ini bisa bertatap muka dengan masyarakat, dan tokoh adat di Pardasuka,” kata FX Siman, disela kegiatan.

Politisi senior Golkar Lampung tersebut menuturkan, rasa keinginan bertatap muka dan menyapa masyarakat Pardasukan bukan tidak memiliki alasan yang jelas. Sebab, secara histori tokoh adat di Kecamatan Pardasuka memiliki peran utama untuk pemekaran Kabupaten Pringsewu. Bahkan, untuk slogan “Jejama Secancanan” berasal dari ide dan kesepakatan tokoh adat di Kecamatan Pardasuka.

“Jadi, saya punya histori yang sangat kental dengan kecamatan Pardasuka. Dan alhamdulillah, berkat kerja keras bersama Kabupaten Pringsewu bisa seperti saat ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Anggota Komisi III DPRD Lampung itu mengaku ada suatu konsep yang tidak tepat sasaran di Kecamatan Penggagas pemekaran. Yaitu, tentang pembangunan rumah adat yang tidak sesuai dengan kultur daerah dan budaya setempat. Sementara, konsep awal, Pardasuka akan dijadikan kampung wisata adat seperti di daerah Bali.

“Harapan saya, dengan adanya Sosperda ini, kita semua khususnya masyarakat dan tokoh adat hingga aparatur pemerintahan setempat, untuk mengimplementasikan rembug pekon untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi selama ini,”kata dia.

Bukan hanya itu, Pakde Siman sapaan akrabnya itu menghimbau untuk memfungsikan perangkat pemerintahan, yaitu RT, RW, Kades, Camat dalam penyelasaian berbagai masalah untuk mencegah konflik.

“Mari kita gunakan dan fungsikan perangkat – perangkat pekon dan desa yang ada untuk mencegah konflik terjadi,” tegasnya.

Sementara, Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Fauzi mengatakan sangat berterimakasih kepada Anggota DPRD Lampung yang telah hadir di wilayah kerjanya untuk menyapa masyarakat Pardasuka.

“Tentu saya sangat berterimakasih atas kehadiran Pak Siman ke sini, artinya beliau tidak pernah lupa dengan warganya,” tegas Fauzi.

Selain itu, Fauzi juga sangat berterimaksih atas konsep Protokol kesehatan yang di lakukan oleh masyarakat setempat, dengan tetap menggunakan masker dan mencuci tangan.

“Alhamdulillah, walaupun kita berkumpul seperti ini protokol kesehatan tetap di patuhi. Minimal, menggunakam masker. Nah, saya berharap prilaku seperti ini tetap di jalankan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, dapat meminimalisir penularan virus corona,” kata Fauzi.

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *