Terapkan Protokol Kesehatan, Top’s Archery Open II 2020 Lampung Resmi Bergulir

WARTAPOST.ID, Bandar Lampung — Kejuaraan Top’s Archery Open II 2020 Lampung, yang digelar di Lapangan Candimas Natar Lampung Selatan, 16 – 20 Desember 2020 resmi dibuka. Kegiatan yang di ikuti oleh 322 peserta, terdiri dari 187 atlet Putra, dan 135 atlet Putri, tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua pelaksana kegiatan, Kusyoto mengatakan kejuaraan yang digelar merupakan ajang evaluasi dari Klub, Pengprov, Pengkab/pengkot dalam melakukan pembinaan selama satu tahun terakhir. Oleh karena itu, pihaknya meminta untuk bertanding secara sportiv.

“Selamat kepada para atlet dan pengkot/penkab, pemprov, klub yang antusias mengikuti kejuaraan. Semoga, kejuaraan ini bisa menjadi acuan kita untuk melahirkan bibit atlet terbaik,” kata Kusyoto, disela kegiatan.

Lebih dari itu, dirinya mengaku seyogyanya kejuaraan digelar pada 26 Maret 2020. Namun, adanya wabah virus Corona secara mendunia. Sehingga, baru diakhir tahun 2020 kejuaraan bisa digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Peserta kami batasi, sebab sesuai dengn protokol kesehatan. Kami selaku panitia memohonkan maaf atas kegiatan pelaksanaan yang tidak sesuai harapan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua KONI Lampung Selatan Rudi Apriyadi mengaku sangat apresiasi kepada semua pihak. Sehingga, bisa terselenggaranya kejuaraan Top’s Archery Open II 2020 Lampung. Namun, secara tegas dirinya meminta kepada panitia pelaksana agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara baik sesuai aturan yang ada.

“Saya tegaskan, prestasi bukan segala – galanya, ketika dia menantang keselamatan. Jadi, semua peserta dan panitia wajib makai masker, klo itu dilanggar maka saya gak yakin kegiatan bisa berjalan sampai sesuai jadwal. Jangan sampai mengejar prestasi dngn mengabaikn keselamatan kesehatan,” tegasnya.

Tentu, kata dia kita semua khususnya para atlet berharap prestasi. Tapi, jangan sampai meninggalkan klaster hitam dan menjadi catatan buruk pasca kejuaraan. “Saya tau, Kejuaraan ini menjadi dahaga para atlet. Tapi, Panitia harus tegas, patuhi aturan dr gugus tugas,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua Pengprov Perpani Lampung Bejo Susanto mengatakan jadikan kejuaraan yang digelar sebagai ajang silaturahmi antar Klub, Pengkab/Pengkot, Pengprov. Terlebih di musibah Covid – 19 yang tengah melanda kita semua.

“Kami berharap ajang ini juga, dapat melahirkan atlet berbakat yang mampu profesional di setiap kejuaraan. Sekaligus, dapat menjadi bahan evaluasi klub, pengkab, pengkot dan pengprov,” tegasnya.

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *