POHUWATO — Kecelakaan kembali terjadi di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Tomula, Kabupaten Pohuwato. Tiga penambang dikabarkan tertimbun material tanah saat beraktivitas di lokasi tambang, Rabu (2/9/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, material tanah tiba-tiba longsor dan menimpa sejumlah penambang yang tengah berada di area pertambangan tersebut.
Sedikitnya tiga orang dilaporkan menjadi korban. Salah seorang korban disebut mengalami cedera cukup serius dan diduga mengalami patah kaki akibat tertimpa material longsoran.
Ketiga korban berhasil dievakuasi dari lokasi dan kemudian dilarikan ke RSBP Pohuwato untuk mendapatkan penanganan medis.
Lokasi pertambangan tersebut disebut-sebut merupakan area PETI yang diduga berkaitan dengan seseorang berinisial RT. Namun, informasi mengenai dugaan kepemilikan maupun pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas di lokasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pembuktian lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, kondisi terkini ketiga korban, identitas mereka, serta tingkat luka yang dialami masing-masing belum diketahui secara pasti.
Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian, penyebab longsor, maupun status aktivitas pertambangan di lokasi tersebut.
Media ini masih melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk memastikan informasi mengenai insiden tersebut.
Berita ini masih berkembang dan akan diperbarui setelah diperoleh keterangan resmi.



















