Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Pimpin ASKAB PSSI Pohuwato Lagi, Nasir Giasi Targetkan Sepak Bola Daerah Lebih Kompetitif

115
×

Pimpin ASKAB PSSI Pohuwato Lagi, Nasir Giasi Targetkan Sepak Bola Daerah Lebih Kompetitif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wartapost.id – Kepengurusan baru Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pohuwato resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Senin (29/06/2026).

 

Example 300x600

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, Kabag Ops Polres Pohuwato AKP Syang Kalibato, Ketua ASPROV PSSI Gorontalo Lahmudin Hambali, serta jajaran pengurus ASKAB PSSI Pohuwato yang baru dikukuhkan.

 

Nasir Giasi kembali dipercaya menakhodai ASKAB PSSI Pohuwato untuk periode ketiga. Usai pelantikan, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada ASPROV PSSI Gorontalo atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

 

“Alhamdulillah masih diberikan amanah untuk melanjutkan kepengurusan. Sepak bola Pohuwato dari tahun ke tahun terus berkembang, sehingga dibutuhkan organisasi yang mampu mengatur dan mengelola persepakbolaan secara lebih baik,” ujar Nasir.

 

Pada periode kepemimpinannya kali ini, Nasir menegaskan fokus utama ASKAB adalah pembinaan usia dini melalui penataan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Pohuwato. Saat ini, tercatat sekitar 20 hingga 30 SSB telah terbentuk di berbagai wilayah.

 

Menurutnya, pembinaan kelompok umur menjadi fondasi penting dalam mencetak pemain sepak bola potensial di masa depan.

 

“Ke depan kami akan fokus pada penataan SSB. Pembinaan kelompok umur sangat penting untuk kaderisasi pemain sepak bola,” katanya.

 

Tak hanya itu, ASKAB PSSI Pohuwato juga berencana meningkatkan kapasitas perangkat pertandingan, mulai dari wasit hingga pengawas pertandingan. Program tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam agenda Rapat Kerja (Raker) ASKAB.

 

Nasir menjelaskan, jika pada periode sebelumnya ASKAB lebih fokus pada pelatihan lisensi kepelatihan Lisensi C, maka pada periode ini pelatihan akan diperluas demi meningkatkan kualitas kompetisi lokal.

 

“Kami akan mengadakan peningkatan kapasitas wasit dan pelatihan pengawas pertandingan. Bahkan ke depan, klub-klub di tingkat tarkam maupun desa wajib menggunakan pelatih yang memiliki lisensi dari ASKAB,” tegasnya.

 

Ia menilai kemajuan sepak bola daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain, tetapi juga ditopang oleh perangkat pertandingan yang profesional dan kompeten.

Di sisi lain, Nasir juga menyoroti minimnya kompetisi resmi tingkat kabupaten di Pohuwato. Selama ini, turnamen yang rutin digelar masih sebatas agenda tahunan seperti Bupati Cup.

 

Karena itu, kepengurusan baru ASKAB tengah menyiapkan konsep kompetisi berkelanjutan, termasuk rencana menghadirkan liga lokal dan turnamen kelompok umur.

“Ke depan kami ingin menghadirkan Pohuwato Liga, kemudian turnamen kelompok umur seperti U-15, U-17, U-19 hingga U-21,” ungkapnya.

 

Ia berharap, dengan hadirnya kepengurusan baru yang diisi figur-figur berkompeten, gairah sepak bola di Pohuwato semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.

 

“Semangat turnamen harus terus hidup. Semakin banyak kompetisi digelar, maka mental dan kualitas pemain juga akan semakin terasah,” pungkas Nasir.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *